Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Desember 2015

VISI 2016 GBI HFDC



Visi 2016 TAHUN KESAKSIAN
GENERASI GARAM DAN TERANG DUNIA

HFDC, Sebagai warga Kerajaan Allah, kita harus menjadi garam dunia dan terang dunia, seperti kota yang terletak di atas gunung (Matius 5:13-16). Tujuan hidup kita adalah menjadi sempurna (teleio, dewasa penuh) sama seperti Bapa kita adalah sempurna (Matius 5:48) dan Tuhan memberikan kepada kita kuasa transformasi (transformation power) untuk mengubah/ memberi dampak bagi dunia.

GARAM (SALT)  berbicara tentang Spiritual, Authority, Leadership, Transformer yaitu nilai rohani, memiliki otoritas ilahi, dan nilai nilai kepemimpinan serta menjadi transformer/ agen perubahan yang memberi dampak bagi sekeliling kita.
TERANG (LIGHT)  berbicara tentang Love, Integrity, Generosity, Humility, dan Truth. Salah satu kualitas garam adalah menghentikan kebusukan. Sebagai garam, kita harus membawa kebenaran untuk memberi dampak terhadap dunia yang rusak ini. Salah satu contoh orang yang hidupnya memberi dampak adalah Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Dengan nilai-nilai kebenaran, dia berusaha menghentikan kebusukan yang terjadi dalam kepemimpinannya. Sebagai anak Tuhan, kita harus memiliki nilai perubahan/ nilai transformasi untuk mengubah dunia ini!

Kota di atas bukit berbicara tentang kota perlindungan dalam Yosua 20. Ada enam kota sebagai tempat perlindungan dari penuntut balas bagi seseorang yang tidak sengaja membunuh. Dari enam kota perlindungan ini, kita dapat melihat karakteristik orang  percaya:

Kedesh
Kedesh berarti tempat kudus (holy place). Kita adalah bait Allah yang kudus, rumah doa, bukannya sarang penyamun. Mari jadikan hidup kita rumah doa, tempat Allah bertahta dan berdiam.

Shechem
Shechem memilik arti punggung, pundak. Itu berarti tanggung jawab. Kita harus berani menanggung konsekuensi atas segala perbuatan kita.

Hebron
Hebron berarti asosiasi hubungan. Pergaulan yang buruk, merusak kebiasaan yang baik, namun pergaulan yang benar akan membangkitkan orang lain. Seorang sahabat dilahirkan untuk menjadi saudara dalam masa kesukaran.

Bezer
Bezer berarti benteng yang tidak bisa di tembus, dan juga berarti  emas. Hikmat dari Tuhan lebih berharga dari emas dan perak. Tuhan itu juga Benteng Perlindungan ke mana orang benar berlari dan menjadi selamat.

Ramoth               
Ramoth berarti dataran tinggi. Itu berarti kita harus naik lebih tinggi secara rohani, agar kita dapat menarik orang-orang yang berada di bawah kita.

Golan
Golan berarti sukacita. Kita harus tetap dapat memuji Tuhan dan bersukacita dalam segala keadaan, walaupun dalam masa kesesakan.

Sebagai garam dan terang dunia, serta kota yang terletak di atas bukit, kita harus menjadi dampak bagi lingkungan di sekitar kita. Oleh sebab itu kita harus memiliki pola pikir yang benar, yaitu:

Pola pikir Kerajaan (Kingdom Mindset):
kita harus memiliki pola pikir yang berbeda dengan nilai-nilai yang ditanamkan dunia ini. Beberapa poin di bawah in
·   Kita hidup dengan mati bagi diri kita sendiri
·   Kita hidup dengan melayani orang lain
·   Kita diberkati lewat memberi
·   Keteraturan muncul dari perubahan
·   Kebijaksanaan muncul dari kesederhana

Entrepreneurial – Increase
Di setiap krisis, akan muncul kreatifitas. Jangan takut akan persoalan hidup atau krisis, sebab bersama Tuhan akan muncul kreatifitas-kreatifitas baru.

Community – Tz’dakah
Kita harus berpikir secara komunitas. Bergabunglah dalam komunitas sel agar kita kuat dan tidak terbang sendiri ketika badai datang menghempas kehidupan kita.

Pola pikIr dari Yesaya 58 dan Ulangan 15:7-11
Puasa yang dikehendaki Tuhan adalah supaya kita membuka belenggu kelaliman dan memperhatikan orang lain yang mengalami kesusahan. Saat kita memperhatikan orang lain yang kesulitan, maka Tuhan yang akan turun tangan atas hidup kita. Jangan menjadi orang yang menahan berkat atas orang lain, tetapi jadilah orang yang suka memberi.

HFDC Jadilah garam dan terang dunia, serta kota di atas gunung. Milikilah pola pikir Kerajaan Allah, yang berbeda dengan dunia ini. Jangan takut terhadap segala krisis, sebab dalam krisis pasti ada Tuhan. Bersama Tuhan kita pasti dapat menaklukan krisis sebab kita lebih dari pemenang. Bersama Tuhan akan ada ide-ide serta kreatifitas yang memampukan kita untuk keluar dari krisis dan menjadi berkat bagi orang lain. Janganlah menahan diri dari memberi, sebab terlebih diberkati memberi daripada menerima. Tuhan Yesus memberkati.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Ingwer Ludwig Nommensen



LADANG MISI
Ingwer Ludwig Nommensen
Nommensen adalah seorang tokoh pengabar Injil berkebangsaan Jerman yang terkenal di Indonesia. Hasil dari pekerjaannya adalah berdirinya sebuah gereja terbesar di wilayah suku bangsa Batak Toba. Gereja itu bernama Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Tidak berlebihan, jikalau ia diberi gelar Rasul Batak. Ia sudah memberikan seluruh hidupnya bagi pekerjaan pengabaran Injil di tanah Batak.
Nommensen dilahirkan pada tanggal 6 Februari 1834 di sebuah pulau kecil, Noordstrand, di Jerman Utara. Nommensen sejak kecil sudah hidup di dalam kemiskinan dan penderitaan. Sejak kecil ia sudah mencari nafkah untuk membantu orang tuanya. Ayahnya adalah seorang yang miskin dan selalu sakit-sakitan.
Pada umur 8 tahun, ia mencari nafkah dengan menggembalakan domba milik orang lain pada musim panas, dan pada musim dingin ia bersekolah. Pada umur 10 tahun ia menjadi buruh tani sehingga pekerjaan itu tidak asing lagi baginya. Semuanya ini tampaknya merupakan persiapan bagi pekerjaannya sebagai pengabar Injil di kemudian hari.
Tahun 1846 Nommensen mengalami kecelakaan yang serius. Pada waktu ia bermain kejar-kejaran dengan temannya, tiba-tiba ia ditabrak oleh kereta berkuda. Kereta kuda itu menggilas kakinya sehingga patah. Oleh karenanya, terpaksa ia hanya bisa berbaring saja di tempat tidur selama berbulan-bulan. Teman-temannya biasa datang untuk menceritakan pelajaran dan cerita-cerita yang disampaikan guru di sekolah. Cerita-cerita itu adalah tentang pengalaman pendeta-pendeta yang pergi memberitakan Injil kepada banyak orang, dan Nommensen sangat tertarik mendengar cerita-cerita itu. Lukanya makin parah, sehingga dia tidak dapat berjalan sama sekali. Sekalipun sakit, Nommensen belajar merajut kaos, menjahit, dan menambal sendiri pakaiannya yang robek. Pada suatu hari, ia membaca Yohanes 16:23-26, yaitu tentang kata-kata Tuhan Yesus bahwa siapa yang meminta kepada Bapa di Surga, maka Bapa akan mengabulkannya. Nommensen bertanya kepada ibunya, apakah perkataan Yesus itu masih berlaku atau tidak. Ibunya Meyakinkan nya bahwa perkataan itu masih berlaku. Ia mengajak ibunya untuk berdoa bersama-sama. Nommensen meminta kesembuhan dan dengan janji, jikalau ia sembuh maka ia akan pergi memberitakan Injil. Doanya dikabulkan, dan beberapa minggu kemudian kakinya sembuh. Setelah sembuh, Nommensen kembali menggembalakan domba. Janjinya selalu menggodanya untuk segera memenuhinya. Oleh karena itu, ia melamar untuk menjadi penginjil pada Lembaga Pekabaran Injil Rhein (RMG). Beberapa tahun lamanya ia belajar sebagai calon pengabar Injil.
Tahun 1861 ia ditahbiskan menjadi pendeta. Dan sesudahnya ia berangkat menuju Sumatera dan tiba pada bulan Mei 1862 di Padang. Ia memulai pekerjaan nya di Barus. Ia mulai belajar bahasa Batak dan bahasa Melayu, yang cepat sekali dapat dikuasainya. Sekarang ia mulai mengadakan kontak-kontak dengan orang-orang Batak, terutama dengan raja-raja. Ia tidak jemu mengadakan perjalanan keliling untuk menciptakan hubungan pergaulan yang baik. Ia mempelajari adat-istiadat Batak dan mempergunakannya dalam mempererat pergaulan. Nommensen meminta izin untuk masuk ke pedalaman namun dilarang oleh pemerintah, karena sangat berbahaya bagi seorang asing. Namun Nommensen tidak takut. Ia memilih Silindung sebagai tempat tinggalnya yang baru. Ia mendapat gangguan yang hebat di sini, namun ia tidak putus asa. Ia berhasil mengumpulkan jemaatnya yang pertama di Huta Dame (Kampung Damai). Tahun 1873 ia mendirikan sebuah gedung gereja, sekolah, dan rumahnya sendiri di Pearaja. Sampai sekarang Pearaja menjadi pusat HKBP.
Pekerjaan Nommensen diberkati Tuhan, sehingga Injil makin meluas. Kemudian dia pindah tempat tinggal ke kampung Sigumpar pada tahun 1891, dan ia tinggal di sana sampai dia meninggal.
Nommensen memberitakan Injil di tanah Batak dengan berbagai macam cara. Ia menerjemahkan Alkitab Perjanjian Baru (PB) ke dalam bahasa Toba dan menerbitkan cerita-cerita Batak. Ia juga berusaha untuk memperbaiki pertanian, peternakan, meminjam kan modal, menebus hamba-hamba dari tuan-tuannya, serta membuka sekolah-sekolah dan balai-balai pengobatan. Dalam pekerjaan pengabaran Injil, ia menyadari perlunya mengikutsertakan orang-orang Batak. Maka dari itu, dibukalah sekolah penginjil yang menghasilkan penginjil-penginjil Batak pribumi. Juga untuk kebutuhan guru-guru sekolah, dia membuka pendidikan guru. Karena kecakapan dan jasa-jasanya dalam pekerjaan penginjilan, maka pimpinan RMG mengangkatnya menjadi Ephorus pada tahun 1881.
Pada hari ulang tahunnya yang ke-70, Universitas Bonn memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Nommensen.
Nommensen meninggal pada umur yang sangat tua -- 84 tahun. Ia meninggal pada tanggal 12 Mei 1918. Nommensen dikuburkan di Sigumpar, di tengah-tengah suku bangsa Batak setelah bekerja dalam kalangan suku bangsa ini selama 57 tahun lamanya.

“Selamatkan Jiwa berapapun harganya"



“Selamatkan Jiwa berapapun harganya"
(KOTBAH MISI PBI – WBI – JEANS)

Pembacaan :Yehezkiel 34 : 16 “ Yang hilang akan kucari, yang tersesat akan kubawa pulang, yang luka akan kubalut, yang sakit akan kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan kulindungi, aku akan menggembalakanmereka sebagaimana seharusnya.

Tuhan kita punya misi yang sangat besar yang digenapi dalam Yesus Kristus, yaitu misi untuk menyelamatkan umatnya yang tehilang. Tuhan tidak mau ada seorangpun yang binasa tetapi supaya semua dapat diselamatkan. Betapa pedulinya Tuhan dalam kehidupan dan Keselamatan manusia. Tuhan tahu bahwa manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, karena ada kecenderungan hati manusia  adalah melakukan kejahatan dihadapan Tuhan. Oleh sebab itu hanya karena kasih Tuhan, atau Anugerah-Nya kita diselamatkan Dan dalam Kristus oleh pengorbanaNya kepada karya penebusanNya kita diselamatkan dan itupun adalah kasih setiaNya semata.
Orang Kristen punya tanggung jawab dalam hidupnya ketika Ia percaya olehNya kita diselamatkan, Ya ! Hutang Jiwa, kita berhutang jiwa pada Tuhan Yesus dan oleh penebusanya kita juga dipanggil untuk menjangkau, mencari saudara-saudara sesama jiwa yang menjauh dan terhilang ( hidup dalam dosa ) untuk menjalankan misi besar dalam menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang, kita harus memiliki hati yang penuh belas kasihan. Matius 9 : 36 “ Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”
Kita semua adalah merupakan “Tangan Tuhan” yang dipakai untuk menjangkau jiwa-jiwa yang tersesat dan belum mendengar Injil Keselamatan dan untuk membawa mereka kepada Tuhan.

Ada 5 langkah penyelamatan terhadap mereka yang hilang dengan skill kita

1.     Ketrampilan Mata untuk Memandang.
Kita tajamkan mata jasmani dan mata rohani kita untuk memandang dan melihat jiwa-jiwa yang begitu banyak sedang menuju kepada kebinasaan dengan penuh belas kasihan akan dengan mudah tergerak dan mau mengulurkan tangan  untuk menolong mereka.

2.     Kertampilan Telinga untuk mendengar   (Amsal 21: 13)
“Siapa menutup telinga bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.”                      
Kita harus tetap membuka telinga kita untuk mendengar jeritan jiwa-jiwa yang memohon pertolongan Tuhan. Ketika kita membuka telinga kita dan mau mendengarkannya maka Tuhan akan membuat telinga kita peka dan mereka yang mau berbelas kasihan dan kita diberi kemampuan dan keberanian untuk melakukan tugas Tuhan. Mari kita buka telinga kita untuk mendengarkan Perintah dan Panggilan serta teriakan jiwa-jiwa yang tersesat.
 
3.     Ketrampilan Kaki untuk melangkah.    ( Yesaya 6 : 8 ) 
Suara Tuhan berkata :” Siapakah yang akan Ku-utus, dan siapa yang mau pergi untuk Aku ?” maka sahutku : “Ini Aku utuslah Aku”
Kita harus berbuat dan melangkahkan kaki kita kejalan yang hanya untuk mencari dan mengutus orang yang mau meringankan kakinya untuk melakukan dan mencari jiwa-jiwa yang terhilang. Tugas mencari dan menyelamatkan untuk memenangkan jiwa bukan hanya tugas dari kelompok rohaniawan saja, melainkan tugas semua orang percaya.

4.      Ketrampilan Tangan untuk merangkul.    ( 1Kor 9 : 22)
Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat meyelamatkan mereka yang lemah, Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.
Kegagalan orang percaya untuk mau menjangkau orang yang terhilang adalah “Berat tangan” tidak mau mengulurkan tanganya dan mudah sekali menghakimi mereka,sehingga dengan mau membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan. Seringkali kita merasa elergi dengan orang yang berdosa, menjauhi dan memusuhi mereka. Pada hal kita sendiri dulunya juga orang berdosa sama seperti mereka.

5.     Ketrampilan Lidah untuk menghibur.   (Yesaya 50 : 4a)
“Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu.”Perkataan kita harus selalu penuh semangat mempergunakan mulut kita dengan benar yaitu untuk membangun dan memberi semangat baru bagi mereka yang letih dan lesu. Jauhkan dari kita mulut yang berkata-kata tidak pantas yang membuat orang menjauh dari kita dan menolak Tuhan. Biarkan Orang lain menjadi berbahagia dan menikmati apa yang keluar dari mulut kita, yaitu perkataan-perkataan Firman Tuhan yang menguatkan dan membangun orang lain dan menerima Allah Bapa kita. amin.

Persoalannya adalah maukah kita sebagai orang yang percaya untuk mengulurkan tangan kita dan berbelas kasiahan untuk mendengar dan menolong saudra-saudara kita yang tersesat dan terhilang agar mereka Tuhan kita tidak binasa melainkan memperoleh Kesematan dari Allah Bapa melalui Kristus Yesus Tuhan kita, Amin.


TUTUP DENGAN PUJIAN: BERIKAN PADA KAMI HATI YANG MENGASIHI

Sabtu, 26 September 2015

10 Profesi yang Terancam Digantikan oleh Mesin Canggih



10 Profesi yang Terancam Digantikan oleh Mesin Canggih

K
ecanggihan teknologi saat ini bisa jadi akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Bahkan pekerjaan yang biasa dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia akan diprediksi digantikan oleh mesin canggih.
Seorang ahli komunitas Glassdoor, Scott Dobroski mengatakan kehadiran teknologi yang semakin canggih akan berdampak pada hilangnya sejumlah pekerjaan dengan keterampilan rendah, seperti telemarketer. Namun pekerjaan yang membutuhkan kreativitas atau kemampuan sosial tinggi tidak akan tergantikan.
Berikut 10 profesi yang diprediksi terancam digantikan oleh mesin-mesin berteknologi canggih:

#1 Teller Bank
Dobroski memprediksi bahwa di masa depan, tampaknya kebanyakan dari pekerjaan yang ada saat ini, dari kasir ke teller akan diotomatisasi dan kebutuhan untuk orang sugguhan mengerjakan peran tersebut tidak akan diperlukan lagi saat teknologi sudah mampu dan mengambil tanggung jawab tersebut.
Hal inilah yang perlahan-lahan terjadi terhadap profesi yang satu ini, dimana jasa teller bank sudah mulai digantikan dengan mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Nasabah bank bisa mengambil dan menyetor uang secara tunai, transfer dana, membayar tagihan, hingga membeli pulsa melalui mesin ATM.

#2 Kasir
Sejumlah toko di Amerika sudah menggunakan mesin khusus untuk layanan mandiri saat berbelanja. Para pembeli bisa memindai dan melakukan pembayaran secara mandiri melalui mesin tersebut. Hingga tahun 2008, penggunaan mesin belanja ini bahkan sudah mencapai 430 ribu unit di seluruh dunia. Bukankah hal ini menjadi ancaman nyata bagi profesi kasir?

#3 Resepsionis
Sejumlah perusahaan mulai menggunakan salah satu sistem yang memiliki fungsi pengganti resepsionis, yaitu virtual receptionist. Tugas menerima panggilan telepon yang biasa dilakukan oleh resepsionis saat ini akan dikerjakan oleh mesin penjawab atau sistem asisten virtual. Di Jepang, misalnya, profesi ini digantikan dengan robot sungguhan.

#4 Travel Agent
Dulu, para pecinta wisata harus menghabiskan waktu untuk mengurus pemesanan tiket atau agen travel. Tetapi berkat kehadiran internet online ataupun e-banking segalanya dapat dilakukan hanya dengan sekali klik. Selain lebih praktis, konsumen dapat memilih dan memperbandingkan sendiri tiket dan wisata yang paling murah.

#5 Reporter
Dengan kehadiran media sosial atau layanan blog secara gratis, setiap orang bisa menyebarkan berita secara mudah dan cepat. Perangkat lunak kini sudah mulai digunakan untuk menulis artikel. Kemudahan ini membuat setiap orang bisa menjadi citizen journalism (jurnalisme warga, red). Seorang reporter, misalnya, yang biasa menulis berita pernikahan akan diganti dengan teknologi web semantik yang bisa digunakan untuk mengumumkan pernikahan atau pekerjaan dan banyak lagi.

#6 Jurnalis Media Cetak
Peran digital saat ini berhasil menggeser segala aktivitas media yang bersifat manual, seperti media cetak. Hal ini terlihat dari penurunan minat pembaca koran dan beritanya. Untungnya profesi ini bisa dialihkan pada media digital yang akan terus membutuhkan pekerja dibidang media onlinenya.

#7 Juru Ketik
Peran juru ketik di masa mendatang diprediksi akan beralih ke mesin atau software pengenal suara. Saat ini para ahli dan perusahaan teknologi sedang mengembangkan alat tersebut untuk kebutuhan di masa depan.

#8 Akuntan keuangan
Akuntan memang menjadi profesi yang membutuhkan ketelitian dan keahlian dalam sistem perhitungan uang. Dalam sebuah perusahaan, akuntan berperan sebagai kontroler keuangan sekaligus auditor yang mengklarifikasi keuangan perusahaan. Tetapi di masa depan profesi ini justru diprediksi akan diganti oleh software atau aplikasi seperti ERP yang dapat memberikan statement keuangan dengan sangat cepat dan mudah digunakan. Kebutuhan akan akuntan terus berkurang sekarang ini dan bidang kerjanya juga telah diperluas hanya menjadi manager keuangan yang merangkap bidang kerjanya sendiri.

#9 Tukang Pos
Meski dalam beberapa hal jasa pos masih dibutuhkan, tetapi lambat laun peran surat berbentuk fisik ini bahkan sudah mulai diganti dengan email atau surat elektronik. Peralihan ini diprediksi karena selain hemat, pengirim surat juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu.

#10 Operator Telepon
Sama seperti resepsionis, tugas penerima panggilan dari konsumen sudah mulai tergantikan oleh mesin penjawab otomatis.

Jangan berkecil hati jika salah satu profesi di atas adalah posisi Anda saat ini. Sebab Anda juga bisa mengambil kesempatan lain yang juga memerlukan keahlian Anda yang lain. Tetaplah mengembangkan diri di ebrbagai bidang sesuai bakat Anda dan jadilah sumber daya yang tak tergantikan dengan mesin tercanggih apapun.